Search This Blog

Menu Putus Asaku Tetap Sama

Pulang kerja trus langsung ke kampus,
benar-benar padat jadwal,
tapi harus tetap dinikmatin,
kalau aku mau masa depanku menjadi lebih cerah di Amerika
aku harus kerja dan belajar lebih keras di sini :)

Jam 7:30 malam,
aku sampai di rumah,
mau masak tapi malas, badan rasanya capek sekali.
Aku lapar banget, dan perlu menu express saat itu juga.

Akhirnya, kubuka lemarin stock makananku,
ada 1 bungkus indomie yang tersisa.
Mantap,
benar-benar bisa jadi andalan
untuk menu putus asa malam ini.

Hidup boleh di Amrik, tapi selera tetap Indomie :)
Nggak cuman pas jaman kuliah saja,
di mana nasibku sebagai anak kos-kosan
yang mengandalkan kiriman uang makan pas-pasan.

Ternyata saat ini,
pas aku sekarang tinggal di Amerika,
toh makanannya tetap sama saja.

Apalagi kalau bukan makan indomie,
pake cabe, trus ditambah telur 2 ceplok.
Sebelum makan tidak lupa baca doa makan,
bisa menambah rasa nikmat dan rasa syukur.

Banyak orang menyebutnya sebagai produk makanan yang tidak sehat,
tetapi hasil penemuan muktahir abad ini,
telah mendukung lahirnya para sarjana dari penghuni kos-kosan,
dipenjuru negri.
Dan ini tetap merupakan andalanku,
di saat bingung mau makan atau cari makanan apa di Amrik :)

Ternyata seleraku tak berubah,
aku tetap menyukai mie yang katanya bisa membuat rambut kita jadi keriting,
kalau kebanyakan makan indomie :)

Singkatnya, Indomie seleraku,
walaupun aku tetap mengusahakan
tidak makan lebih dari 2 bungkus sebulan.

Oh ya teman, baca juga ceritaku selanjutnya,
mengenai hal baik yang patut kita contoh buat dilakukan di Indonesia.
Klik saja di sini ->Salah Satu Cara Bersedekah di Amerika

Salam manis dari jauh,

Yuliana
(Si pemakan Indomie sepanjang masa)

Indomie rebus, plus cabe, plus 2 telur rebus, minus sayuran.
Jadi kangen sama tanah air :)



3 comments:

  1. Iya, padahal aku punya. Lupa di foto boss :)

    ReplyDelete
  2. Hi, Mba...
    Emang kita org Indo kalo tinggal di luar negeri pasti pengen makan Idomie, walaupun banyak mi instant lainnya. Kyk saya juga. Entah knp saya juga gak tau. Tetap saja mie instant dari Indonesia yg dicari...������

    ReplyDelete